0 di keranjang

Tidak ada produk dalam keranjang.

Whatsapp 81238728886

Pusat Grosir Bibit Tanaman No 1 di Indonesia

Mengenal Jambu Mawar serta Cara Menanam dan Merawatnya di Rumah

Pernahkah Anda mendengar buah bernama jambu mawar? Bagaimana dengan jambu keraton? Buah ini memang tergolong langka karena tidak mudah dijumpai di pasaran. Tidak jelas juga mengapa diberi nama jambu keraton, barangkali dahulu banyak ditanam di keraton atau malah hanya boleh ditanam di keraton. Lalu mengapa disebut jambu mawar? Apakah bentuknya seperti bunga mawar? Atau baunya seperti bunga mawar?

Jambu mawar (Syzygium jambos) memang termasuk buah langka karena tidak dibudidayakan secara komersial. Buah ini memiliki bentuk, rasa, dan aroma yang unik dan khas. Secara bentuk lebih mirip dengan jambu biji, tetapi setelah dimakan lebih mirip jambu air, sekalipun tidak terlalu berair. Aromanya yang khas adalah alasan mengapa buah ini disebut jambu mawar.

Mengapa jambu mawar tidak dibudidayakan secara komersial? Mungkin karena rasanya tidak selezat jenis-jenis jambu lainnya dan tidak semua orang menyukai aromanya yang tajam. Biasanya hanya anak-anak yang suka mengonsumsi buah ini secara langsung. Habitat aslinya adalah kawasan Asia Tenggara, konon berasal dari Malaysia. Kini menyebar luas hampir di seluruh kawasan di dunia, kecuali Antartika. Hanya saja tidak selalu berbuah, tergantung pada iklim tempat tumbuhnya.

Sekalipun rasanya tidak terlalu enak, tetapi buah ini kaya manfaat. Terutama sangat cantik untuk dijadikan tanaman hias. Perawatannya tidak sulit, bahkan tidak memerlukan perawatan khusus. Sangat adaptatif baik ditanam langsung di tanah pekarangan ataupun dalam pot. Jika Anda tertarik untuk menanam dan memelihara tanaman eksotis yang langka ini, berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti.

A. Klasifikasi dan nama lain jambu mawar.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.3

  • Kingdom : Plantae (tumbuhan).
  • Subkingdom : Tracheobionta (berpembuluh).
  • Superdivisio : Spermatophyta (menghasilkan biji).
  • Divisio : Magnoliphyta (berbunga).
  • Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua/dikotil).
  • Ordo : Myrtales.
  • Familia : Myrtaceae (suku jambu-jambuan).
  • Genus : Syzygium.
  • Spesies : Syzygium jambos.
  • Sinonim : Eugenia jambos L., Jambosa jambos, Jambosa vulgaris, Myrtus jambos.
  • Kerabat dekat : jambu air, jambon, gowok, dewandaru, pangapa, Eugenia dombeyi.

Tanaman ini memiliki banyak nama lain, mulai dari nama lokal hingga nama asing. Nama-nama lokal jambu mawar, antara lain, jambee iye mawar (Aceh), klampok arum (Jawa), kalampok aeng mawar (Madura), nyambu ermawa (Bali), kembes mawar, kembes walanda, kumpasa im baranda (Sulawesi Utara), jambu jene mawara (Makassar), jambu mawaro, kupo mawar, kuputol mawar, goro mawar (Maluku).

Nama-nama asing jambu mawar, antara lain, chompu namdokmai (Thailand), champoo/mountain apple (Kamboja), tampoy, yambo, dambo (Filipina), plum rose, Malabar plum, water apple, cloud apple, wax apple, rose apple (Inggris), pau têe (Hokkien, Taiwan), jaamun, jaambhool, rose jaamun (India), golap-jaam (Bangla, Bengali), pannerale/paneer-hannu/nerale (Karnataka), boga jamuk (Assam), madhura nelli, pera de agua,  pomarosa. Nama buah ini kemudian dijadikan nama untuk Danau Yambo, salah satu dari tujuh danau di San Pablo City, Laguna.

B. Karakteristik dan morfologi.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.4

Jambu mawar merupakan tanaman tropis berbentuk perdu. Pohonnya tidak sebesar jenis-jenis jambu yang lain. Tinggi maksimalnya hanya sekitar 7,5 – 10 m, atau mencapai 15 m jika diliarkan. Gemang batangnya hanya mencapai 50 cm. Diameter batang 50 cm. Permukaannya beralur seperti retak-retak dan licin, bentuknya bulat seperti galah atau kadang segi empat ketika masih muda. Tipe batang berkayu keras, arah tumbuhnya tegak lurus, tetapi pangkal batang kadang terpilin. Kulit batang berwarna coklat gelap.

Cabang cenderung tumbuh rendah dan memencar lebar, tajuknya padat, monopodial. Kulit cabang hingga ke tangkai daun cenderung kasar. Sistem perakarannya tunggang, keras dan liat, tetapi fleksibel. Bagian-bagian akar meliputi collum, apex radicis, corpus radicis, radix lateralis, fibrilla radicalis, pillus radicalis, dan caliptra. Daun tunggal, letaknya berhadapan. Bentuknya langset panjang dan lonjong dengan kedua ujung meruncing (lancip). Panjangnya antara 9 – 26 cm, lebarnya 1,5 – 6 cm.

Memiliki tangkai sangat kecil, nyaris tidak terlihat, panjangnya hanya 5 – 6 mm. Tepi daun rata, tulangnya menyirip, permukaan daun licin mengilap berwarna hijau tua, bagian bawahnya berwarna hijau muda. Ketika masih muda, daun berwarna kemerahan. Karangan bunga dalam bentuk paying menggarpu, pendek, muncul di ujung ranting (terminal) atau di ketiak daun (aksial) sebanyak 4 – 10 kuntum. Tipe bunga inflorescentia racemosa, simetri bunga actinomorphus, bagian-bagiannya terdiri atas pedicellus, corolla, stamen, pistillum, dan calyx. Berkelamin ganda atau hermaprodit. Bunga besar dengan diameter 5 – 10 cm. Kelopaknya berbilangan 4 dengan cuping agak bundar. Ukuran daun kelopak sampai dengan 10 x 7 mm. Daun mahkota berbentuk sympetalus (agak bundar) dengan diameter 15 – 18 mm. Warna bunga putih atau putih kehijauan. Aromanya tidak setajam buahnya.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.6

Stamen (benang sari) terdiri atas bagian-bagian: tangkai sari (filament) dan kepala sari (anthena). Bentuk kepala sari bulat, terletak di ujung. Benang sari berjumlah banyak (lebih dari 400 utas), lekas gugur, panjangnya sampai dengan 4cm, berwarna putih. Putik memiliki bagian-bagian tangkai (stylus) dan kepala (stigma). Jumlah kepala putik hanya satu berwarna merah. Panjang tangkai putik sampai dengan 4 cm. Letak bakal buah superus. Bunga muncul setelah fase dorman (istirahat), yaitu pada musim semi di daerah subtropik dan akhir musim kemarau di Indonesia.

Tampilan buah mirip jambu biji, tetapi aroma, rasa, dan tekstur dagingnya berbeda. Bentuk buah bulat atau bulat telur dengan diameter 2,5 – 5 cm. Tipe buah batu, permukaan buah licin berlilin, agak keras, bermahkota daun kelopak dan tangkai putik yang tidak rontok. Baunya harum kuat, sangat khas dan pekat, seperti bunga mawar. Kulitnya tipis, berwarna kuning keputihan (pucat) atau kehijauan, kadang ada yang kemerahan/merah muda sampai merah.

Pericarpnya berdaging. Berbeda dengan jambu air yang tebal dan mengandung banyak air, daging buah jambu mawar tipis dan cenderung kering, tetapi renyah. Warna daging buahnya kekuningan, ada juga yang merah jambu. Bagian dalam buah berongga dengan permukaan halus seperti bulu, mirip dengan jambu air. Rasa buah manis agak sepat atau dominan sepat berpadu tipis dengan rasa manis khas buah. Ketika digigit, terasa aroma mawar yang cukup kuat dan meninggalkan rasa getir setelah dimakan.

Biji berwarna kecoklatan, permukaannya berkulit kasar, bersifat poliembrioni (dari 1 biji dapat menghasilkan 7 – 8 kecambah). Dalam tiap buah ada 1 – 4 biji. Biji tidak berselaput, diameternya 1 cm. Biji tidak menempel di dinding buah.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.8

Tanaman jambu mawar sudah disebarluaskan ke berbagai wilayah dunia sejak ratusan tahun yang lalu mengikuti perkembangan peradaban manusia. Perdagangan dan perpindahan manusia dari satu tempat ke tempat lain memengaruhi penyebaran tanaman ini. Oleh karena sifatnya yang sangat mudah beradaptasi, tanaman tropis ini dapat tumbuh pula di negara-negara beriklim subtropics, meskipun tidak dapat berbuah. Tanaman ini juga sangat mudah berbiak sehingga terkadang dijumpai tanaman jambu mawar yang tumbuh liar di lingkungannya yang baru.

Kemudahannya beradaptasi dan berbiak menyebabkan tanaman ini cenderung bersifat invasif. Sifat ini membuat beberapa negara menganggapnya sebagai ancaman. Contohnya yang terjadi di Kepulauan Hawaii, Reunion, Galapagos, dan beberapa wilayah di Australia dan Amerika Serikat yang beriklim hangat. Namun, sekarang hampir punah di Hawaii akibat serangan penyakit jamur karat Puccinia psidii.

Jambu mawar memiliki banyak variasi di dunia. Di Thailand tanaman ini dibudidayakan, warna buahnya hijau pucat. Di Malaysia, buah jambu mawar berwarna merah. Sementara di banyak tempat yang lain umumnya berwarna kuning pucat dengan sedikit rona merah.

C. Syarat tumbuh.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.7

Jambu mawar dapat ditanam hampir di semua tipe tanah, termasuk tanah yang mudah tergenang. Tumbuh subur di dataran rendah hingga dataran tinggi 1200 mdpl. Pada tempat yang lebih tinggi dari 1200 mdpl atau mendekati wilayah subtropik bisa tumbuh, tetapi tidak akan berbuah. Tahan hidup sampai suhu minimum 0oC. Menyukai iklim basah, tetapi juga dapat tumbuh dengan baik di wilayah yang lebih kering dan iklim munson.

Ketika masih muda, jambu mawar memerlukan naungan dan lingkungan yang lembap. Jika sudah mapan (dewasa) lebih adaptif dan memerlukan sinar matahari penuh. Toleran terhadap angin dan garam. Mampu mengatasi sistem pengairan yang buruk, juga penggenangan. Tingkat keasaman tanah yang dianjurkan 5,5 – 7,0.

D. Pembibitan.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.12

Tanaman jambu mawar umumnya diperbanyak dengan benih dari biji. Biji jambu mawar tidak punya masa dormansi dan dapat berkecambah dengan baik. Dari sebutir biji, dapat tumbuh 3 – 8 kecambah, sebagian besar memiliki sifat yang sama dengan induknya. Cara perbanyakan lain yang umum dilakukan adalah cangkok, tempel, dan sambung. Teknik cangkok banyak dipraktikkan di India dan Bangladesh pada saat dorman. Hasil cangkokan dapat ditanam setengah tahun kemudian.

Jambu mawar yang ditempelkan pada batang bawah berumur 10 – 12 bulan dengan metode Forkert yang dimodifikasi menggunakan batang bawah dari Syzygium pycnantum dan Syzygium samarangense. Masa juwana berlangsung 4 – 5 tahun. Pohon cangkokan berbuah pada umur 4 tahun. Sementara pohon hasil metode tempel dan sambung dapat mulai berbuah pada umur 1 – 3 tahun tergantung pada perawatan.

Ketika Anda membeli bibit jambu mawar, perhatikan metode pembibitannya. Anda dapat menanyakannya pada penjual bibit atau memeriksa sendiri bibit yang akan Anda beli. Pada bibit yang diperbanyak dengan metode tempel dan sambung akan tampak bekas sambungan pada batang. Pastikan bibit yang Anda beli sehat, bebas hama dan penyakit, tampak segar, daunnya subur, batangnya kokoh, dan perakaran banyak.

E. Proses penanaman jambu mawar.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.10

Sebelum menanam jambu mawar, persiapkan dahulu lahan atau tempat penanaman yang akan digunakan. Anda dapat menanam tanaman ini di pekarangan atau di dalam pot, tergantung pada seberapa besar lahan yang Anda miliki. Jarak tanam ideal antara jambu mawar dengan tanaman lainnya 5 x 6 m. Jika lahan yang Anda miliki lebih sempit, Anda harus lebih rajin melakukan pemangkasan karena tajuk tanaman ini cukup lebar.

Untuk jambu mawar yang ditanam di pekarangan, setelah lahan dibersihkan dari tanaman pengganggu dan digemburkan, buat lubang tanam sesuai tinggi perakaran pada bibit yang telah disiapkan. Perkirakan kedalaman lubang sehingga kelak ketika ditanam, permukaan tanah tepat berada di pangkal batang dan berjarak ±20 cm dari sambungan (untuk bibit tempel dan sambung). Diameter lubang tanam kira-kira sedikit lebih besar daripada diameter media semai pada bibit.

Campur tanah galian dengan pupuk organik, seperti kompos atau bokashi. Diamkan lubang tanam selama beberapa hari agar mikroorganisme merugikan di dalam tanah dapat mati terkena sinar matahari. Istirahatkan pula campuran tanah galian dan pupuk agar lebih meresap. Setelah siap, ambil bibit dan lepaskan dari polybagnya. Sirami terlebih dahulu agar lebih mudah lepas. Lepaskan polybag dengan hati-hati agar media semai tetap utuh sehingga akar tidak rusak.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.13

Letakkan bibit jambu mawar tepat di tengah lubang dalam posisi tegak. Tutup lubang dengan tanah galian campur pupuk hingga seluruh bagian akar tertutup sempurna. Padatkan, sirami secukupnya. Pasang ajir agar tanaman tidak mudah roboh tertiup angin. Sementara tanaman masih muda, beri naungan berupa anyaman alang-alang atau daun kelapa (bisa juga menggunakan paranet) yang dipasang pada pancang-pancang kayu atau bambu. Pancang sebelah timur dibuat lebih tinggi agar sinar matahari pagi dapat menyinari tanaman.

Untuk penanaman di dalam pot, pilih pot berdiameter 40 cm. Dapat juga memilih planterbag yang lebih praktis. Pot/planterbag yang baik sudah memiliki lubang drainase di bagian bawah. Media tanam berupa campuran tanah subur dan pupuk organik atau menggunakan tanah khusus pot yang sudah diformulasi khusus untuk tanaman buah. Sebarkan pecahan genting atau batu bata di dasar pot, lalu masukkan setengah bagian media tanam.

Buka polybag bibit, letakkan tepat di tengah pot dalam posisi tegak. Masukkan sisa media tanam hingga ketinggian 20 cm di bawah bibir pot. Sirami secara merata hingga air mengalir keluar dari lubang drainase. Pasang ajir untuk menopang tanaman muda. Selama tanaman masih muda, letakkan di tempat terlindung yang masih mendapat cahaya matahari.

F. Perawatan.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.19

Sekalipun dikatakan bahwa jambu mawar tahan segala cuaca dan iklim, termasuk iklim kering, tetapi karena tanaman ini tidak mudah merontokkan daunnya jadi tidak benar-benar tahan kekeringan. Tanaman ini tetap memerlukan penyiraman, terutama ketika masih muda. Sirami rutin dua kali sehari, pagi dan sore hari. Setelah tanaman dewasa dan ketika musim hujan, intensitas penyiraman dapat dikurangi. Perhatikan tingkat kelembapan tanah untuk menentukan kapan saat yang tepat untuk menyirami jambu mawar.

Pada dasarnya jambu mawar tidak memerlukan perhatian khusus dalam perawatan. Tetapi jika Anda menghendaki tanaman yang cepat menghasilkan dan kualitasnya baik, jaga asupan nutrisinya dengan memberi pupuk tambahan. Pemupukan dengan NPK satu bulan sekali. Jangan lupa untuk selalu menyirami tanaman setelah pemupukan. Fungsinya adalah agar pupuk cepat meresap dan akar terlindungi dari panasnya pupuk.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.21

Pemangkasan untuk jambu mawar diperlukan untuk membentuk tanaman menjadi lebih rapi dan ramping, juga tidak terlalu tinggi. Sangat penting menjaga bentuk pohon, terutama jika lahan yang Anda miliki relatif sempit. Tindakan ini juga bertujuan mengurangi tingkat kelembapan di bagian bawah tajuk sehingga meningkatkan risiko serangan penyakit jamur. Pangkas ranting yang kering atau mati, terserang penyakit, dan tumbuh tidak teratur.

Selain menjaga tingkat kelembapan di sekitar tajuk tanaman, sanitasi juga perlu dijaga untuk menghindari serangan hama. Siangi tanaman-tanaman liar di sekitar tajuk jambu mawar. Tanaman liar atau gulma tidak hanya menjadi inang dari berbagai jenis serangga merugikan, juga menjadi pesaing tanaman dalam memperoleh nutrisi dari tanah. Akibatnya pertumbuhan tanaman jadi terganggu. Lanjutkan penyiangan dengan penggemburan agar kemampuan tanah menyerap air lebih baik dan unsur haranya terjaga.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.20

Tidak banyak jenis hama dan penyakit yang menyerang jambu mawar. Jenis hama yang harus diwaspadai dalam pemeliharaan jambu mawar adalah lalat buah, baik dari jenis Anastrepha sp., Ceratitif spp., maupun Daw spp. Cara pemberantasan yang paling efektif adalah dengan membungkus buah menggunakan pembungkus plastik atau kertas dan memasang perangkap, baik dengan feromon methyl eugenol atau dengan yellow sticky trap.

Adapun penyakit yang sering ditemukan adalah penyakit-penyakit yang disebabkan oleh jamur. Untuk mengatasi penyakit jamur, sanitasi dan kelembapan adalah faktor-faktor yang paling penting untuk diperhatikan. Sekalipun akar jambu mawar tahan terhadap air yang tergenang, tetapi kondisi kelembapan yang berlebihan dapat memicu tumbuhnya penyakit-penyakit yang disebabkan jamur.

Perbaikan sanitasi, perbaikan drainase, pemusnahan bagian-bagian tanaman yang teserang penyakit adalah cara-cara penanganan penyakit tanaman yang lebih direkomendasikan daripada penggunaan bahan-bahan kimia. Kecuali, pada kasus penyebaran penyakit jamur yang menginfeksi melalui luka pada tanaman. Untuk kasus ini, fungisida yang dioleskan pada luka tanaman akibat pemangkasan atau sebab-sebab lain tetap diperlukan. Sebaiknya gunakan fungisida yang bersifat ramah lingkungan atau hayati mengingat kulit batang jambu mawar memiliki manfaat dalam pengobatan.

G. Panen dan pascapanen.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.8

Tanaman jambu mawar biasanya mulai berbunga di musim kemarau. Buah matang dalam 3 bulan setelah bunga mekar. Panen ketika buah sudah benar-benar matang. Ciri-ciri buah matang adalah setelah dipetik lalu digoyangkan, terdengar suara benturan biji di dalam buah. Buah jambu mawar yang sudah dipetik harus segera dikonsumsi dalam keadaan segar atau diolah karena buah ini mudah lecet dan kehilangan kerenyahannya. Tergolong nonklimaktetik, dalam 3 hari pascapanen, respirasi dan produksi etilenanya menurun sampai 50% dan 10% dari nilai awal. Warna buah tidak mengalami perubahan selama berada dalam penyimpanan.

H. Kandungan dan manfaat.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.5

Buah jambu mawar jarang dikonsumsi karena rasanya memang tidak seenak jenis-jenis jambu lainnya. Akan tetapi, buah ini ternyata kaya manfaat. Jika kurang menyukai rasa buahnya, dapat juga diawetkan dan dimasak dengan berbagai cara. Di beberapa wilayah Asia Tenggara, buah ini sering dijadikan manisan atau setup. Berikut kandungan nutrisi jambu mawar per 100 gr.

  • Energi : 105 kJ (25 kcal).
  • Niasin (B3) : 0,8 mg (5%).
  • Air : 84 – 89 gr.
  • Vitamin C : 22,3 mg (27%).
  • Serat : 1 – 2 gr.
  • Abu : 0,3 – 0,4 gr.
  • Karbohidrat : 5,7 gr.
  • Kalsium : 29 mg (3%).
  • Lemak : 0,3 gr.
  • Besi : 0,07 mg (1%).
  • Protein : 0,6 gr.
  • Magnesium : 5 mg (1%).
  • Vitamin A : 17 µg (2%).
  • Fosfor : 8 mg (1%).
  • Karotena : 123 – 235 SI.
  • Potasium : 123 mg (3%).
  • Tiamin (B1) : 0,02 mg (2%).
  • Sodium : 0 mg (0%).
  • Riboflavin (B2) : 0,03 mg (3%).
  • Zink : 0,06 mg (1%).
  • Vitamin B kompleks : 0,55 – 1,04 mg.

Banyaknya kandungan vitamin dan mineral dalam buah jambu mawar membuat buah ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Antara lain, sebagai obat alami cacar air, mencegah ngompol, menyembuhkan demam, mendinginkan dan menenangkan, mengatasi diare, membersihkan kandungan, mencegah radang selaput lendir, menjaga kesehatan gigi dan mulut, meningkatkan sistem imun tubuh, dan meningkatkan massa otot. Buah ini juga kaya tannin yang bersifat antimikroba.

Efek mendinginkan dan menenangkan membuat buah ini sering disuling untuk memperoleh air mawar, serupa dengan yang dapat diperoleh dari daun mahkota bunga mawar. Bahkan sebenarnya, hasil sulingan dari buah inilah yang digunakan oleh industri kosmetika untuk membuat produk kecantikan air mawar. Selain itu, daging buah juga mengandung pektin tinggi, cocok untuk pembuatan bahan pengendap (settling agent).

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.16

Di samping buah, bagian yang paling banyak dimanfaatkan dari tanaman ini adalah daunnya. Daun jambu mawar disuling untuk mendapatkan minyak atsiri bagi industri wewangian. Minyak atsiri yang disuling dari daun ini mengandung 27% d a-pinena dan 24% l-limonena, yaitu dua monoterpena siklik yang menyebabkan bau yang menyenangkan.

Daun jambu mawar yang dihaluskan menghasilkan sari pati berwarna hijau pekat kehitaman yang berguna sebagai obat herbal alami untuk berbagai jenis penyakit dan mencegahnya kembali lagi. Manfaat dari sari pati daun jambu mawar ini, misalnya, menyembuhkan diare, mengatasi kolesterol yang berlebih, antidiabetes, menjaga kesehatan jantung, mengatasi penyakit maag, menyehatkan pencernaan, obat sakit gigi, mengatasi penyakit demam berdarah, antikanker, obat alergi, melancarkan aliran darah, mengontrol asam lambung, mengatasi susah buang air besar atau sembelit, menjaga daya tahan tubuh, obat keputihan, mengatasi ambeien, menghilangkan rasa kembung di perut, dan mengatasi flek di wajah.

Mengenal-Jambu-Mawar-serta-Cara-Menanam-dan-Merawatnya-di-Rumah.2

Manfaat yang banyak dari buah dan daun jambu mawar menunjukkan sifat tanaman ini yang memiliki manfaat antihistamin, antialergen, antiinflamasi, antioksidan, antibakteri, dan antivirus. Masih ada lagi manfaat lain dari bagian tanaman yang lain. Bunga jambu mawar dapat dijadikan sumber pakan bagi peternakan lebah madu. Kayunya cukup keras dan kuat, dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan selama tidak bersentuhan langsung dengan tanah. Sering juga dijadikan bahan pembuatan arang.

Kulit kayunya dapat digunakan sebagai bahan baku pewarna alami dan penyamak. Biji dan kulit kayu ampuh mengobati diare, demam, dan disentri. Akan tetapi, penggunaan biji, daun, dan kulit kayu untuk pengobatan hendaknya berhati-hati dan mengikuti cara pembuatan yang benar sebab biji, daun, batang, akar, dan kulit kayu jambu mawar mengandung alkaloid jambosin dan asam hydrosianida yang bersifat racun.

Demikian serba-serbi tentang jambu mawar serta cara menanam dan merawatnya di rumah agar cepat berbuah. Untuk mendapatkan bibit jambu mawar yang baik, Anda dapat mengunjungi laman kami di www.higaragro.com atau langsung berkunjung ke kebun pembibitan kami di Dusun Gulunan rt02/rw02, Desa Kaliboto, Kec. Mojogedang, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah, 57752.

Kami menyediakan bibit jambu mawar baik untuk penjualan satuan maupun secara grosir dengan harga yang bersahabat. Kami juga melayani pembelian secara online berikut pengiriman langsung ke alamat tujuan. Di samping bibit tanaman buah unik seperti jambu mawar, kami juga menyediakan berbagai bibit tanaman perkebunan ataupun tanaman buah kegemaran dengan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Begitu pula berbagai keperluan penunjang keberhasilan Anda dalam bercocok tanam, mulai dari pupuk dan obat-obatan, sampai alat-alat perkebunan.