0 di keranjang

Tidak ada produk dalam keranjang.

Whatsapp 81238728886

Pusat Grosir Bibit Tanaman No 1 di Indonesia

Budidaya Tanaman Murbei

Anda tentu sudah pernah mendengar mengenai tanaman murbei. Selain buahnya yang segar untuk dimakan, daunnya juga biasa dimanfaatkan sebagai pakan ulat sutera. Bahkan batangnya kadang juga digunakan sebagai bahan baku mebel. Tanaman murbei termasuk tanaman semak atau perdu yang bisa tumbuh hingga mencapai tinggi 10 – 15 meter. Tanaman ini memiliki nama latin Morus, berasal dari keluarga Moraceae. Jenis murbei yang paling banyak dikenal di wilayah Asia yaitu Morus alba.

Pohon murbei memiliki lebih dari 35 species dan subspecies. Berdasarkan long style bunga jantan species murbei dikelompokkan ke dalam Dolychostyle dan Macromorus. Tidak kurang dari 100 species murbei yang telah dikenal. Akan tetapi yang sering dibudidayakan untuk kepentingan budidaya ulat sutera adalah Morus alba, Morus cathayana, dan Morus multicaulis.

Budidaya-tanaman-murbei.17

Tanaman murbei sebenarnya berasal dari wilayah Himalaya. Seiring berjalannya waktu, tanaman ini menyebar ke negara-negara lain. Tanaman murbei dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis, maka sering dijumpai di wilayah Asia, Afrika, hingga Amerika. Tanaman ini biasa tumbuh di daerah mulai dari ketinggian 0 – 4000 meter di atas permukaan laut. Di Indonesia sendiri, tanaman murbei lebih terkenal dengan nama buah besaran. Adapun di luar negeri, tanaman ini lebih terkenal dengan nama mulberry.

Berikut uraian lebih rinci mengenai tanaman murbei atau mulberry.

1. Ciri dan Karakteristik Tanaman Murbei.

Budidaya-tanaman-murbei.1

Tanaman murbei memiliki daun yang istimewa karena daunnya merupakan satu-satunya daun yang dapat dimakan oleh ulat sutera. Oleh karena itu, peternak ulat sutera pastilah memiliki tanaman murbei di lahan peternakannya. Batang tanaman murbei memiliki warna yang beragam, tergantung dari jenisnya. Ada batang murbei yang berwarna hijau, hijau agak kelabu, atau hijau kecoklatan. Untuk percabangannya, cabang murbei dapat mendatar, menggantung, atau tegak lurus.

Daun murbei berbentuk cuping dengan pinggiran bergerigi. Batang pohonnya berwarna kecoklatan. Adapun buahnya muncul bergerombol dengan ukuran 2 – 3 sentimeter. Buah murbei sendiri berwarna hijau hingga merah ketika masih muda, namun akan berubah ungu hingga kehitaman ketika sudah tua. Rasa buahnya manis asam menyegarkan.

2. Pembibitan dan Penanaman Tanaman Murbei di Lahan atau Pot.

Budidaya-tanaman-murbei.4

Pembibitan dan penanaman tanaman murbei tidak dapat dipisahkan, karena bibit yang dipotong dari batang tanaman induk sebaiknya segera ditancapkan atau ditanam ke dalam lahan tanah atau pot setelah direndam dalam larutan penumbuh akar. Bibit tanaman murbei itu sendiri paling baik diperoleh dengan cara stek batang. Untuk menanam bibit tanaman murbei di lahan pekarangan, kita harus menyiapkan media tanamnya terlebih dahulu. Untuk media lahan atau pekarangan, kita dapat menggali tanah dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm.

Gemburkan tanah bekas galian dengan cara dicampur dengan pupuk kandang kering dan sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Bersihkan area di sekitar galian dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Alangkah baiknya kita buat saluran di sekeliling area tanam sehingga air hujan atau siraman tidak akan menggenang. Diamkan lubang galian dan campuran media tersebut kurang lebih tiga hari. Pendiaman ini bermanfaat untuk mematikan organisme-organisme yang mengganggu di tanah galian.

Budidaya-tanaman-murbei.6

Setelah pendiaman tanah galian selama kurang lebih tiga hari, tiba waktunya untuk menanam bibit murbei. Masukkan sebagian tanah galian ke dalam lubang. Setelah itu pilihlah batang tanaman induk murbei yang dianggap sehat, kira-kira yang memiliki diameter 3 sentimeter serta panjang sekitar 30 sentimeter. Lalu potonglah batang tersebut secara melintang hingga berbentuk tajam dan pastikan batangnya jangan sampai retak. Buanglah semua buah dan daun yang terdapat pada potongan batang tersebut.

Celupkan potongan batang tanaman tersebut ke dalam larutan zat pengatur tumbuh, seperti NAA, IAA, atau IBA. Sebenarnya kita dapat membuat larutan dari bahan yang lebih sederhana, yaitu dengan larutan air bawang merah. Langkahnya, kita hanya perlu mencincang bawang merah sampai halus dengan air bersih. Gunakan bawang merah sebanyak 1 siung untuk air sebanyak 200 ml. Perendaman batang pada larutan-larutan tersebut berfungsi untuk membantu percepatan tumbuh akar. Rendam batang yang dipotong kurang lebih lima jam.

Budidaya-tanaman-murbei.15

Setelah potongan batang murbei direndam dalam larutan selama kurang lebih 5 jam, buat lubang dengan dengan kayu atau benda lainnya di tengah-tengah lubang galian. Teknik ini bermanfaat agar batang murbei yang hendak kita tanam tidak mengalami kerusakan saat ditancapkan. Tutup lubang galian dengan sisa tanah yang ada. Padatkan tanah di atasnya agar tanaman tidak mudah roboh terkena air atau angin. Berilah ajir untuk menopang tanaman bila perlu. Ajir dapat dibuat dari potongan bambu dengan panjang kurang lebih 60 sentimeter.

Baca juga :

Ajir ini ditancapkan di samping bibit tanaman murbei yang telah ditanam. Selain sebagai penopang, ajir dapat digunakan sebagai tempat rambatan. Untuk penanaman bibit murbei di dalam pot, langkah-langkahnya hampir sama dengan penanaman di lahan pekarangan. Siapkan tanah, pupuk kandang kering, dan sekam. Campurkan ketiga bahan tersebut dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Masukkan sebagian campuran bahan tersebut ke dalam pot dengan diameter 50 sentimeter atau lebih atau ke dalam drum bekas yang telah dipotong menjadi dua.

Budidaya-tanaman-murbei.5

Buat lubang dengan kayu di tengah-tengah media dan tancapkan atau tanam potongan batang murbei yang telah direndam dalam larutan pengatur tumbuh tanaman. Masukkan sisa tanah yang telah dicampur dengan pupuk dan sekam tadi ke dalam pot hingga hampir mencapai bibir pot. Tekanlah tanah di bagian atas untuk memadatkannya sehingga bibit tanaman murbei tidak mudah roboh. Pasang ajir di sekeliling bibit tanaman. Tunas baru tanaman murbei biasanya akan muncul kurang lebih tujuh minggu setelah penanaman.

Apabila tunas baru yang tumbuh di batang murbei terlalu banyak, sebaiknya kita buang sebagian tunas-tunas tersebut. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan akar yang kuat.

3. Perawatan dan Pemeliharaan Tanaman Murbei.

Budidaya-tanaBudidaya-tanaman-murbei.7aman-murbei.7a

Untuk mendapatkan daun dan buah murbei yang sehat dan berkualitas, tentu dibutuhkan perawatan dan pemeliharaan tanaman. Perawatan dan pemeliharaan tersebut meliputi pemupukan, penyiangan,  pemangkasan, dan penyiraman. Tanaman murbei perlu diberi pupuk untuk memberi tambahan nutrisi pada tanaman. Berikan pupuk NPK dan guano masing-masing 2 sendok makan. Pemberian pupuk tersebut dapat dilakukan dengan durasi dua bulan sekali.

Penyiangan wajib dilakukan untuk mencegah tanaman liar atau gulma mengganggu tanaman murbei. Setelah pemupukan dan penyiangan dilakukan, hal yang tidak kalah pentingnya untuk dilakukan adalah pemangkasan. Pemangkasan yang rutin dilakukan akan berguna untuk penguatan akar, menambah jumlah percabangan, dan mempermudah pengambilan daun. Pemangkasan pertama dapat dilakukan antara 9 – 12 bulan setelah bibit tanaman ditancapkan.

Setelah itu pemangkasan dapat dilakukan antara 2 – 4 bulan setelah pemangkasan pertama. Perawatan dan pemeliharaan tanaman murbei yang tidak kalah pentingnya adalah penyiraman. Penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore. Di saat musim penghujan, penyiraman dapat dilakukan sekali saja dalam satu hari. Pada intinya, intensitas penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca dan tanaman.

4. Hama yang Menyerang Tanaman Murbei.

Budidaya-tanaman-murbei.10a

Hama yang sering menyerang tanaman murbei adalah ulat pucuk larva dan belalang. Ulat pucuk larva biasanya menyerang dan memakan daun murbei yang baru tumbuh. Hal ini berakibat daun murbei nantinya tidak akan tumbuh secara utuh dan sehat. Hama ini bila dibiarkan akan membuat daun-daun murbei terlapisi oleh jaringan tipis yang berakibat tepi-tepi daun saling menyatu dan mengeriput. Hama ulat pucuk larva ini dapat dibasmi dengan menyemprotkan cairan insektisida ke seluruh bagian tanaman.

Penyemprotan insektisida ini dapat membuat ulat pucuk larva mati hingga telur-telurnya. Hama lain yang menyerang adalah belalang. Belalang sangat suka hinggap di tanaman murbei dan menggerogoti daun-daunnya. Hal ini mengakibatkan daun-daun murbei menjadi habis dan tidak dapat digunakan sebagai pakan ulat sutera. Untuk mengatasi hama belalang harus diperlukan pengawasan khusus yang berguna untuk mengusir belalang-belalang tersebut.

Untuk buah murbei sendiri, hama yang menyerang biasanya berupa lalat buah dan burung. Lalat buah dapat dicegah dengan menyemprotkan semacam cairan insektisida khusus pengusir lalat buah. Sedangkan hama burung pemakan buah dapat dicegah dengan cara konvensional.

5. Manfaat Tanaman Murbei bagi Manusia.

Budidaya-tanaman-murbei.13

Bagian-bagian tanaman murbei yang dapat dimanfaatkan oleh manusia antara lain buah, daun, dan batangnya. Batang tanaman murbei dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan mebel ataupun kayu bakar. Adapun daun murbei seperti kita ketahui sangat dibutuhkan peternak ulat sutera sebagai bahan pakan ternak. Sedangkan buah murbei yang bergerombol dapat dikonsumsi secara langsung bila sudah matang atau diolah terlebih dahulu. Buah murbei yang sudah matang berwarna ungu hingga kehitaman dan teksturnya agak lembek.

Baca juga :

Untuk mengonsumsi buah murbei dapat disesuaikan selera, maksudnya kita dapat mengambil buah yang sudah benar-benar matang dan bertekstur lembek atau buahnya yang masih berwarna merah dan bertekstur tidak begitu lembek. Sari buah murbei mengandung zat anthoxyanin yang berguna sebagai antioksidan bila dikonsumsi secara langsung (buah segar). Selain itu, buah murbei dapat diolah menjadi selai, jus minuman/sirup, ataupun bahan pembuat kue yang nikmat.

Budidaya-tanaman-murbei.16

Demikianlah tulisan mengenai budi daya tanaman murbei. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi Anda yang ingin mencoba membudidayakan tanaman murbei di lahan pekarangan ataupun pot. Untuk menghemat waktu dan memudahkan Anda menbeli bibit murbei, Anda dapat membelinya secara online di situs www.higaragro.com. Anda dapat juga datang ke lokasi pembibitan di desa Gaum, kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, untuk melihat secara langsung proses pembibitan tanaman murbei dan tanaman-tanaman lain.

Anda dapat membelinya secara eceran maupun grosir dengan harga terjangkau. Dapatkan juga bermacam pupuk, alat berkebun, dan sarana-sarana lain yang dapat menunjang hobi Anda berkebun di lokasi tersebut.