0 di keranjang

Tidak ada produk dalam keranjang.

Whatsapp 81238728886

Pusat Grosir Bibit Tanaman No 1 di Indonesia

Menggiurkannya Budidaya Jambu Mutiara

Kita tentu sudah sangat akrab dengan yang namanya buah jambu, khususnya jenis jambu berbiji. Berbagai jenis buah jambu berbiji ini dapat kita temukan di pasaran. Ada jambu kristal, jambu sukun, jambu merah Australia, dan masih banyak lainnya. Nah, pada kesempatan ini, kita akan diperkenalkan dengan varietas baru dari buah jambu, yakni jambu mutiara. Apa sih keistimewaan dari jambu mutiara ini?

Jambu mutiara berasal dari negeri Gajah Putih, yaitu Thailand. Jambu mutiara ini sering juga dikenal dengan istilah jambu Karawang, dikarenakan daerah pertama yang membudidayakan jenis jambu ini adalah daerah Karawang. Jambu mutiara sebenarnya hampir mirip jenisnya dengan jambu kristal. Hanya saja, jambu mutiara memiliki rasa yang lebih renyah dan lebih manis.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.2

Jambu mutiara memiliki biji yang sangat sedikit, sekitar 4 – 5 biji dalam setiap buahnya. Hebatnya, biji yang terdapat dalam buah jambu mutiara merupakan biji lunak, sehingga dapat dikunyah dan ikut dimakan bersamaan dengan daging buahnya. Selain itu, jambu mutiara memiliki kulit luar berwarna hijau muda dan memiliki lapisan lilin mengkilat. Kondisi tersebut membuat jambu mutiara tidak mudah diserang oleh serangga, karena lapisan lilin tersebut sangat tidak disukai oleh serangga yang biasanya menyerang buah jambu.

Tertarik dengan budidaya jambu mutiara? Simak terus artikel mengenai jambu mutiara berikut.

A. Persyaratan Tumbuh Jambu Mutiara.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.3

Layaknya buah tropis lainnya, wilayah yang paling cocok sebagai tempat tumbuh jambu mutiara adalah di daerah tropis. Buah ini dapat tumbuh optimal di daerah yang memiliki curah hujan 2000 – 3000 mm/tahun. Meskipun demikian, buah jambu jenis ini dapat juga tumbuh di wilayah beriklim subtropis dengan curah hujan 1000 – 2000 mm/tahun. Adapun suhu lingkungan yang ideal adalah 20 – 30oC (pertumbuhan optimal pada suhu 23 – 28oC) di siang hari dengan tingkat kelembapan udara rendah.

Jambu mutiara dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal bila ditanam di daerah dengan ketinggian antara 5 – 1000 mdpl. Namun, buah jambu mutiara idealnya ditanam di daerah yang memiliki ketinggian antara 500 – 800 mdpl.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.4

Seperti jenis buah jambu berbiji lainnya, buah jambu mutiara pun memerlukan bantuan angin dalam proses penyerbukannya. Dalam hal ini, penyerbukannya membutuhkan bantuan angin dengan kekuatan sedang. Oleh karena itu, jika angin bertiup terlalu kuat, hal ini justru menimbulkan kerontokan pada serbuk sarinya. Adapun jenis tanah yang disukai adalah tanah yang memiliki solum dalam dengan pH antara 6 – 6,5. Selain syarat-syarat itu, tanaman jambu mutiara memerlukan sinar matahari sepanjang tahun agar tumbuh optimal.

Jika tidak terpapar sinar matahari, tanaman jambu mutiara akan tumbuh menjadi tanaman buah yang kerdil dan tidak produktif.

B. Pembibitan Jambu Mutiara.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.5

Pembibitan jambu mutiara dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu dengan biji, cangkok, dan okulasi. Pembibitan dengan cara biji saat ini sudah tidak lazim dilakukan. Hal ini dikarenakan pembibitan dengan biji akan memakan waktu yang lama dalam produksi buahnya. Batang pohonnya pun akan tumbuh terlalu besar dan tinggi, sehingga tidak efektif bila ditanam di lahan yang kurang luas. Oleh karena itu, pembibitan tanaman jambu mutiara biasanya dilakukan dengan cara cangkok dan okulasi.

Pembibitan dengan cara cangkok adalah langkah yang paling mudah dilakukan. Akan tetapi, pembibitan dengan cara ini akan menghasilkan tanaman yang tidak tahan lama. Hal ini dikarenakan tanaman yang berasal dari teknik cangkok akan menghasilkan tanaman yang berakar serabut sehingga batangnya kurang kuat dan mudah roboh oleh angin.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.6

Oleh karena itu, cara pembibitan dengan teknik okulasilah yang paling tepat dipilih untuk mendapatkan bibit tanaman jambu mutiara yang unggul. Pembibitan dengan cara okulasi akan menghasilkan tanaman yang berakar tunggang dan berbatang kuat. Meskipun tidak dapat dipungkiri, teknik okulasi lebih sulit dilakukan dibandingkan teknik cangkok. Sebenarnya kita tidak perlu pusing memikirkan bagaimana cara melakukan pembibitan tanaman jambu mutiara ini.

Sebagai langkah praktis, kita dapat membeli atau memesan bibit jambu mutiara ini di tempat penjualan bibit tanaman. Pastikan untuk membelinya di tempat penjualan bibit tanaman yang kita percaya. Bila kita memiliki waktu, sempatkan untuk mendatangi langsung tempat penjualan bibit tanaman tersebut untuk memilih bibit yang paling baik. Bibit tanaman yang baik biasanya ditunjukkan oleh fisiknya yang segar, baik daun, batang, dan akarnya.

C. Penanaman Jambu Mutiara di Lahan maupun Pot.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.7a

Tanaman jambu mutiara sebenarnya dapat tumbuh baik di lahan (pekarangan rumah atau perkebunan luas) ataupun dalam pot. Penanaman jambu mutiara di lahan pekarangan rumah atau perkebunan yang luas tidak menuntut kondisi tanah yang khusus. Maksudnya, lahan yang diperlukan tidak harus lahan yang memiliki tanah rata. Layaknya jenis jambu-jambu lainnya, jambu mutiara dapat ditanam di lahan miring atau perbukitan dengan membuat sengkedan atau teras pada bagian miring.

Cara menanam jambu mutiara ini juga tidak jauh berbeda dengan cara menanam jenis jambu lainnya. Langkahnya kita harus menggemburkan tanah terlebih dahulu hingga kedalaman 30 cm secara merata. Langkah penggemburan tanah ini juga sekaligus bertujuan untuk membersihkan gulma dan tanaman pengganggu lainnya serta mencegah munculnya bibit-bibit hama dan penyakit yang nantinya akan memengaruhi tumbuh kembangnya tanaman jambu mutiara. Setelah menggemburkan tanah, selanjutnya adalah memberikan pupuk kandang dengan dosis 40 kg/m2.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.8

Kemudian buatlah juga bedengan dengan ukuran 1,20 m, untuk panjangnya dapat disesuaikan dengan luas lahan dan banyaknya bibit yang akan ditanam. Setelah penggemburan dan pembuatan bedengan selesai, kita dapat menggali lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm. Ukuran galian tanah ini merupakan ukuran standar seumpama kita hendak menanam tanaman jenis buah-buahan. Lalu pisahkan tanah galian bagian atas dengan tanah galian bagian bawahnya.

Pada tanah galian bagian atas, kita campurkan humus atau pupuk kandang sebagai media tanah tanamnya. Setelah itu, diamkan lubang selama kurang lebih tiga hari tanpa naungan. Barulah setelah kurang lebih tiga hari kemudian kita dapat memasukkan tanah galian bagian bawah ke dalam lubang tanam. Kemudian lepaskan polybag dari bibit tanaman jambu mutiara yang sudah disiapkan terlebih dahulu dengan hati-hati. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar media tanam dari persemaian/pembibitan tetap utuh dan perakaran tidak rusak.

Lalu letakkan bibit tanaman jambu mutiara ke dalam lubang tanam dalam posisi tegak tepat di tengah. Timbun dengan tanah galian bagian atas, bentuk kerucut dan padatkan. Pasang ajir atau penopang bila perlu. Siram air secukupnya. Buat saluran air di sekeliling bedengan agar akar tanaman tidak tergenang.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.9

Lantas, bagaimana untuk menanam bibit tanaman jambu mutiara ke dalam pot? Nah, untuk menanam bibit jambu mutiara ke dalam pot, kita dapat menggunakan pot dari plastik atau tanah yang berukuran besar. Selain itu kita juga dapat menggunakan drum bekas minyak yang dibelah dua. Terlebih dahulu pastikan bahwa pot atau drum yang digunakan memiliki lubang drainase yang baik. Taburkan kerikil/batu apung/busa pada bagian dasar pot atau drum sebelum diisi media tanam.

Media tanam berupa tanah, sekam padi, dan pupuk kandang kotoran kambing. Perlu diingat, kita harus menggunakan pupuk kandang yang sudah kering dan terfermentasi dengan baik. Hal ini dikarenakan menggunakan pupuk kandang yang masih basah dapat menyebabkan matinya bibit jambu mutiara. Untuk perbandingan campuran media tanam, kita dapat menggunakan dengan ukuran 1 : 1 : 1. Setelah persiapan media tanam dan pot atau drum selesai, barulah kita isikan media tanam  tersebut ke dalam pot atau drum hingga sepertiga bagian.

Kemudian masukkan bibit jambu mutiara dengan posisi seperti penanaman pada lahan di atas. Lalu tambahkan sisa media tanam hingga pot atau drum hampir penuh (±2 cm dari bibir pot atau drum). Jangan lupa setelah itu siramilah dengan air secukupnya. Langkah terakhir adalah meletakkan pot atau drum di tempat yang mendapat sinar matahari penuh.

D. Perawatan Jambu Mutiara.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.10

Sebenarnya tidak diperlukan perawatan khusus terhadap tanaman jambu mutiara. Namun demikian, tidak ada salahnya apabila kita sering atau senantiasa memerhatikan keadaan tanaman jambu mutiara kita. Hal ini bertujuan untuk mengawasi apakah tanaman jambu mutiara kita diserang hama penyakit atau tidak. Meskipun selama ini sangat jarang ditemukan hama atau penyakit yang dapat menyerang tanaman jambu mutiara.

Kita dapat saja membersihkan rumput atau gulma yang kebetulan tumbuh di sekitar tanaman jambu mutiara sehingga nantinya dapat tumbuh kembang dengan optimal. Siangi rumput atau gulma dan tanaman pengganggu lainnya dalam radius 1,5 – 2 m di sekeliling tanaman.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.21

Jika ada bibit jambu mutiara yang mati atau terkena penyakit, segera gantilah dengan bibit tanaman jambu mutiara yang baru. Sebulan sekali tanah di sekitar tanaman jambu mutiara dibalik dan digemburkan agar tetap lunak hingga tanaman jambu mutiara tersebut benar-benar kuat. Selama dua minggu setelah penanaman, tanaman jambu mutiara ini masih memerlukan penyiraman dua kali sehari, yaitu di waktu pagi dan sore. Setelahnya frekuensi penyiraman dapat kita kurangi menjadi satu kali sehari saja, yaitu pada sore hari.

Nah, jika tanaman jambu mutiara yang kita tanam dirasa sudah benar-benar kuat akarnya, penyiraman dapat kita lakukan hanya ketika diperlukan saja. Sedangkan pada saat musim kemarau ketika kondisi tanah sudah mulai kering dan merekah di sekitar tanaman jambu mutiara, penyiraman barulah kita perlukan.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.13

Untuk menjaga agar tanaman jambu mutiara dapat tumbuh kembang secara optimal, diperlukan pemangkasan. Seperti halnya pada pemangkasan tanaman jambu jenis lain, pemangkasan pada jambu mutiara juga meliputi tiga langkah. Pertama, membuang tunas pada batang utama agar kelak buahnya besar dan manis. Kedua, perampalan atau pemangkasan ujung-ujung cabang yang dilakukan sejak tanaman berusia 2 tahun dengan tujuan membuat tajuk yang rimbun sehingga dapat memperbanyak dan mengatur produksi.

Ketiga adalah pemangkasan yang dilakukan setelah panen untuk menjaga produktivitas. Apabila kita ingin tanaman jambu mutiara yang ditanam nantinya dapat menghasilkan buah yang produktif dan berkualitas, maka diperlukan juga pemupukan.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.22

Pemupukan dapat rutin dilakukan dengan memerhatikan umur tanaman. Untuk tanaman jambu mutiara yang ditanam di lahan pekarangan rumah atau lahan perkebunan yang luas, tanaman jambu mutiara yang baru berusia kira-kira 0 – 1 tahun sebaiknya diberi pupuk yang terdiri atas 40 kg pupuk kandang, 5 kg TSP, 100 gr urea, dan 20 gr ZK. Pupuk tersebut dapat ditaburkan di sekitar tanaman atau dimasukkan ke dalam lubang yang digali sedalam 30 cm dengan diameter 40 cm dan ditutup kembali dengan tanah galian.

Takaran dalam pupuk ini dibagi dalam empat kali pemberian dengan interval 3 bulan sekali. Sedangkan pada tanaman jambu mutiara berusia kira-kira 1 – 3 tahun, takaran atau dosis pemupukan meliputi NPK 250 gr/pohon dan TSP 250 gr/pohon. Pemberian pupuk ini sebaiknya diulang tiap 3 bulan sekali dengan takaran yang sama. Lalu untuk tanaman jambu mutiara yang berumur lebih dari tiga tahun, kita dapat memberikan pupuk TSP dan NPK dengan takaran yang sama.

Namun jika kita melihat pertumbuhan tunas pada tanaman jambu mutiara kelihatannya sudah kurang baik, kita dapat menambahkan pupuk kandang sebanyak 40 kg/tanaman. Nah, untuk tanaman jambu mutiara yang ditanam di dalam pot atau drum, takaran pemupukan yang kita berikan dapat disesuaikan dengan anjuran penggunaan pupuk yang bijaksana. Dalam hal ini, cara yang lebih praktis adalah menggunakan pupuk atau zat pengatur tumbuh khusus tanaman buah.

Pupuk atau suplemen tanaman semacam ini biasanya sudah diformulasikan khusus sesuai untuk kebutuhan tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh optimal, cepat berbuah, dan tetap produktif hingga jangka waktu lama.

E. Hama dan Penyakit pada Jambu Mutiara.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.16

Hama dan penyakit yang biasanya menyerang, meskipun jarang, pada tanaman jambu mutiara, lebih pada akar, batang, dan daunnya. Sedangkan untuk buahnya, karena terlapisi oleh lapisan lilin, biasanya aman dari serangan hama dan penyakit. Hama dan penyakit yang seringkali dapat ditemukan pada akar, batang, dan daun jambu mutiara antara lain lalat buah, ulat, kutu, dan jamur. Beberapa hama dan penyakit saling berkaitan di mana hama tertentu menjadi vektor dari penyakit tertentu pula.

Oleh karena itu, pengendalian hama dan penyakit memerlukan penanganan secara terpadu. Upaya awal adalah menjaga sanitasi dan tingkat kelembapan lingkungan di sekitar tanaman. Jangan biarkan ada air yang menggenang di sekitar tanaman karena dapat menjadi sumber dari bermacam penyakit. Penyiangan dan penggemburan tanah juga merupakan upaya dasar dari pencegahan munculnya hama dan penyakit.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.18Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.18

Meskipun buah jambu mutiara sangat jarang diserang hama, tidak ada salahnya melakukan pencegahan untuk menjaga serangan lalat dan kumbang buah. Untuk itu, kita dapat membungkus buah jambu mutiara sesegera mungkin setelah kelopak bunga hampir rontok. Kita dapat membungkus buah jambu mutiara dengan menggunakan jaring buah yang terbuat dari styrofoam terlebih dahulu, barulah kemudian kita bungkus lagi dengan plastik bening. Ada dua cara pembungkusan yang dapat kita lakukan untuk membungkus buah jambu mutiara.

Pertama, dengan mengikat kantong pembungkus pada cabang agar buah jambu mutiara nantinya tidak mudah jatuh. Cara ini juga akan memudahkan pada saat pemetikan hasil panen. Cara kedua adalah mengikat pembungkus pada tangkai daun. Cara ini lebih mudah dilakukan, akan tetapi memerlukan waktu yang lebih lama pada saat pemanenan.

F. Pemanenan dan Pemasaran Jambu Mutiara.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.19

Tanaman jambu mutiara biasanya dapat menghasilkan buah yang mencapai berat sekitar 300 – 800 gram per buahnya. Idealnya, kita dapat memanen buah jambu mutiara yang memiliki berat kurang lebih 500 gram. Masa panen tanaman jambu mutiara tergantung cara kita menanam bibitnya. Untuk tanaman jambu mutiara yang diperbanyak dengan biji akan mulai berbuah pada umur 2 tahun atau lebih.

Namun untuk tanaman jambu mutiara yang diperbanyak dengan cara okulasi atau cangkok, sejak umur 6 – 7 bulan sudah akan mulai berbuah dan produktif mulai usia 8 – 12 bulan. Biasanya, satu tanaman jambu mutiara akan menghasilkan sekitar 50 kg buah per tahun pada tahun pertama. Pada tahun kedua beratnya akan bertambah menjadi sekitar 100 kg buah per tahun.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.20

Untuk harga, para pembudidaya tanaman jambu mutiara biasanya menjual buahnya dengan harga Rp12.000,00 per kilogram. Sedangkan ketika sudah masuk ke swalayan atau supermarket, biasanya dihargai Rp15.000,00 per kilogram. Saat ini swalayan dan supermarket di Indonesia masih banyak yang membutuhkan pasokan buah jambu mutiara. Oleh karena itu, dengan melihat harga dan permintaan pasar, sungguh menggiurkan untuk ikut membudidayakan tanaman jambu mutiara.

Kalaupun kita membudidayakan tanaman jambu mutiara di lahan pekarangan rumah atau pot, minimal kita dapat menikmati buahnya tanpa harus membeli di swalayan atau supermarket.

Menggiurkannya-budidaya-jambu-mutiara.23a

Demikian tips membudidayakan tanaman jambu mutiara di lahan ataupun di dalam pot. Setelah membaca artikel ini semoga saja kita dapat tertarik untuk membudidayakan tanaman jambu mutiara dan memperoleh hasilnya dengan memuaskan. Sebagai informasi, untuk memudahkan kita membudidayakan tanaman jambu mutiara, kita dapat memperoleh bibitnya dengan mengakses situs www.higaragro.comKita pun dapat memperoleh bibit-bibit tanaman buah lainnya dengan harga yang bersahabat, baik eceran maupun grosir.

Di samping itu, di situs tersebut juga menyediakan berbagai sarana penunjang keberhasilan dalam membudidayakan tanaman kita, mulai dari berbagai jenis pupuk dan suplemen, hingga alat-alat berkebun yang berkualitas. Bila berkenan, luangkahlah waktu untuk mengunjungi langsung tempatnya di Dusun Gulunan RT 02/RW 02, Desa Kaliboto, Kec. Mojogedang, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah, 57752 untuk melihat langsung proses pembibitan dan pemeliharaan tanaman jambu mutiara dan tanaman-tanaman lainnya.