0 di keranjang

Tidak ada produk dalam keranjang.

Whatsapp 81238728886

Pusat Grosir Bibit Tanaman No 1 di Indonesia

Cara Mudah Mengendali Hama dan Penyakit Pada Tanaman Buah Mangga Chokanan

Setelah mengetahui cara budidaya tanaman buah mangga chokanan dengan benar dan agar dapat berbuah dengan baik selama 3 kali dalam setahun. Kali ini Kami juga akan berbagi informasi seputar mangga chokanan ini. Ya, kali ini Kami akan berbagi informasi mengenai bagaimana memberantas hama dan penyakit pada tanaman buah mangga chokanan. Anda harus membaca dengan detail bagaimana cara mudah mengendali hama dan penyakit pada tanaman tersebut agar Anda mendapatkan tanaman buah mati diakibatkan oleh hama dan penyakit.

Ya, seperti yang diketahui, serangan hama dan penyakit sendiri dapat menyerang hampir seluruh bagian tanaman mangga chokanan. Mulai dari bagian batang, bagian ranting, daun, bunga bahkan buah mangga chokanan sendiri yang tak luput dari serangan hama dan penyakit. Adapun jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman mangga chokanan antara lain : kutu, lalat buah, bisul, ulat dan binatang penggerek.

Jika tanaman mangga chokanan itu sendiri sudah mengalami gangguan seperti hama dan tanaman diatas, selanjutnya Anda perlu menanganinya dengan benar. Cara penanganan tersebut bisa dilakukan dengan cara alami atau menggunakan pestisida. Namun Anda perlu ketahui juga bahwa masing-masing hama dan penyakit itu diperlukan penanganan yang berbeda-beda.

Hama dan Penyakit Pada Tanaman Buah Mangga Chokanan

  1. Hama Lalat Buah Dan Pengendaliannya

Hama lalat buah muncul diakibatkan oleh Bactrocera dorsalis. Serangga ini memiliki ciri-ciri berwarna kuning bersayap putih bening dan berukuran panjang 7 – 8 mm, suka hinggap dan bertelur pada buah mangga chokanan. Gejala mangga Chokakan yang terserang lalat buah yaitu buah menjadi mudah terserang mikroorganisme yang menyebabkan buah busuk dan jatuh.

Cara Pengendalian Lalat Buah :

  • Membungkus buah mangga muda sampai menjadi tua dengan kertas semen atau bungkus lain.
  • Pemanfaatan musuh alami Opius sp. dan Biosteres sp.
  • Memasang perangkap dengan umpan metyl eugenol atau likat kuning
  • Memetik dan memusnahkan buah busuk yang memiliki gejala terserang lalat buah.
  • Melakukan pengasapan dipagi dan sore hari untuk mengusir lalat buah
  • Penyemprotan insektisida berbahan aktif metomil dan profenofos setiap 1 minggu sekali
  1. Hama Wereng Mangga dan Pengendaliannya

Hama wereng juga dapat merusak tanaman mangga, mereka mengisap cairan bunga yang baru mekar sehingga bunga mudah kering dan cepat mati. Serangan dari wereng ini terjadi saat malai stadia bud elongation (perpanjangan tunas). Nimfa dan wereng dewasa menyerang secara bersamaan dengan menghisap cairan pada bunga. Ini menyebabkan bunga menjadi kering. Ciri-ciri hama wereng yaitu memiliki ukuran 0,2 – 0,3 mm berwarna abu-abu kecoklatan. Penyerbukan dan pembentukan buah terganggu kemudian mati. Serangan parah terjadi jika didukung dengan cuaca panas yang lembab.

Pengendalian Wereng Mangga :

  • Memotong bagian bunga yang terserang
  • Lakukan pengasapan 3-4 kali dalam satu minggu
  • Pemanfaatan musuh alami coccinellid, Monochiles sexmaculatus, Chrysope facciperda, Mallada buninensis yang merupakan predator terhadap nimfa dan dewasa wereng mangga.
  • Menyuntik pohon mangga dengan insektisida sistemik sebanyak 10 – 20 cc per pohon. Ini dilakukan pada pohon yang berusia lebih dari 30 tahun.
  • Menyemprotkan insektisida APLAUD 400 F atau DARMABASH
  1. Penggerek Pucuk Mangga

Pucuk mangga rusak disebabkan oleh hama Sternochetus genioenemis Marshall. Sejenis ulat yang menggerek pucuk yang masih muda (flush) dan malai bunga. Cara yang dilakukan yaitu dengan menggerek tunas/ malai menuju kebawah. Tunas daun atau malai bunga akan menjadi layu, kering sehingga transportasi unsur hara terhenti kemudian mati.

Pengendalian Penggerek Pucuk Mangga :

  • Cabang tunas yang terinfeksi dipotong lalu dibakar
  • Pendangiran untuk mematikan pupa.
  • Lakukan penyemprotan insektisida sistemik pada jaringan kayu pada saat tanaman memasuki fase pecah tunas dan dilakukan penyemprotan menggunakan insektisida kontak pada bagian ranting

Baca juga : Penyebab Ujung Daun Durian Kering Dan Cara Mengatasinya

  1. Penggerek Buah mangga

Penyakit ini disebabkan oleh hama ulat Noorda albizonalis. Hama ini menggerek buah pada bagian ujung / tengah dan umumnya meninggalkan bekas kotoran dan sering menyebabkan buah pecah. Ulat ini langsung menggerek biji buah akibatnya buah akan busuk dan jatuh.

Pengendalian Ulat Penggerek Buah Mangga

  • Membungkus (membrongsong) buah dengan kertas semen
  • Memetik dan mengumpulkan buah yang busuk dan gugur kemudian memusnahkannya
  • Menyemprotkan insektisida pada saat buah muda.
  • Memasang perangkap light trap
  1. Hama Penggerek Batang Mangga

Penggerek batang disebabkan oleh hama Rhytidodera integra Gressit. Gejalanya pada awal serangan, terlihat adanya lubang yang mengeluarkan kotoran berupa gerekan seperti serbuk gergaji pada pucuk atau cabang mangga. Lalu cabang yang menunjukkan gejala tadi akan mengering dan mati karena cabang yang mendapatkan serangan pertama mati. Selanjutnya penggerek menuju kebagian tanaman yang masih hidup yaitu batang utama sehingga pada batang utama akan timbul lubang- lubang yang disertai dengan keluarnya kotoran. Serangan ini menyebabkan tanaman mati.

Pengendalian Penggerek Batang

  • Pangkas bagian tanaman yang terserang kurang lebih 5 cm dibawah lubang yang masing-masing mengeluarkan kotoran segar,
  • Musnahkan larva penggerek yang ada pada ranting atau batang yang telah dipotong dengan jalan membelah bagian tanaman kemudian membakarnya.
  • Lakukan pengaplikasikan insektisida pada fase tunas untuk menghindarkan tanaman mangga yang terserang oleh perusak pucuk sekaligus menghindarkan serangan penggerek batang.
  1. Hama Kutu Putih

Hama kutu Bemisia tabaci ini berbentuk oval, datar, tertutup lapisan tebal seperti lilin, sering hinggap di daun dan menghisap cairan sel daun. Akibat serangan kutu tersebut, biasanya pada daun terdapat bercak kuning kotor. Gejala yang ditimbulkan oleh kutu putih adalah daun menjadi keputihan penuh dengan kutu putih. Kutu putih/ kutu kebul juga merangsang terbentuknya cendawan jelaga. Serangan hama kutu putih menyebabkan pertumbuhan dan produksi tanaman terhambat.

Pengendalian Hama Kutu Putih

  • Pemotongan daun yang terdapat koloni kutu putih kemudian membakarnya
  • Jika sudah parah dan seluruh daun terdapat kutu putih maka bisa dilakukan pemangkasan total
  • Menyemprotkan insektisida yang sesuai

Baca juga : Cara Budidaya Tanaman Murbei

  1. Bisul Daun

Bisul daun disebabkan oleh hama Procontarinia mattelana. Gejalanya adalah : daun menjadi berbisul dan daun berubah warna menjadi coklat, hijau dan kemerahan.

Pengendalian Bisul Daun Mangga

  • Pemangkasan dan pembakaran daun yang terserang bisul daun
  • Menggemburkan tanah untuk mengeluarkan kepompong dan memperbaiki aerasi
  • Menyemprot buah dan daun dengan Ripcord, Cymbuth/ Phosdrin 3x seminggu
  1. Penyakit Thrips

Thrips disebabkan oleh hama Scirtothrips mangiferae priesner. Hama ini sering disebut thrips bergaris merah karena pada segmen perut terdapat suatu garis merah. Hama ini selain menyerang daun muda juga menyerang bunga, yaitu dengan menusuk dan menghisap cairan dari epidermis daun dan buah. Tempat tusukan tersebut dapat menjadi sumber penyakit. Daun menjadi terlihat seperti terbakar, warna coklat dan menggelinting. Apabila bunga diketok-ketok dengan tangan dan dibawahnya ditaruh alas dengan kertas putih akan terlihat banyak thrips yang jatuh.

Pengendalian Hama Thrips pada Mangga chokanan

  • Tunas muda yang terserang dipotong lalu dibakar,
  • Memasang perangkap warna kuning/likat kuning,
  • Lakukan pemangkasan secara teratur, dan penyemprotan insektisida

Itulah cara terbaik yang bisa dilakukan untuk pengendalian hama pada tanaman buah mangga chokanan. Pastinya jika pengendalian dilakukan dengan benar namun perawatannya dilakukan asal-asalan juga percuma. Maka dari itu, sebaiknya lakukan keduanya dengan baik untuk dapat merasakan panen buah mangga chokanan kualitas bagus.

1
Silahkan... Mau pesan bibit apa?
Powered by