0 di keranjang

Tidak ada produk dalam keranjang.

Whatsapp 81238728886

Pusat Grosir Bibit Tanaman No 1 di Indonesia

Wajib Tahu, 6 Panduan Mudah Budidaya Mangga Chokanan Agar Dapat Berbuah 3 kali Dalam Setahun

Sudah tanam buah mangga chokanan tapi masih belum bisa panen? Cari panduan menanam buah mangga chokanan agar dapat berbuah 3 kali dalam setahun? Jika iya, maka Anda datang di tempat yang tepat. Kali ini Kami akan berbagi kepada Anda bagaimana mudahnya berbudidaya mangga chokanan untuk dapat berbuah 3 kali dalam setahun. Informasi ini diberikan karena memang di Indonesia menanam buah mangga chokanan sudah tidak asing lagi. Hampir di berbagai daerah ada yang membudidayakannya.

Akan tetapi, tidak jarang dari mereka yang mengeluh karena buah ini jarang berbuah atau jika berbuah memiliki jumlah buah yang sedikit. Mungkin Anda juga mengalami jika iya, maka Anda tak perlu khawatir, karena Anda bisa baca solusinya dari disini. Sebelum itu, Anda juga harus tahu mengenai penanaman buah mangga chokanan ini.

Syarat Tumbuh Mangga Chokanan

Untuk dapat menanam buah mangga chokanan dengan baik, maka Anda harus tahu bahwa buah mangga chokanan ini dapat tumbuh dengan baik apabila :

  1. Ditanam di dataran rendah dan menengah dengan ketinggi < 600 m dpl.
  2. Suhu lingkungan penanaman mangga chokanan ialah 24 – 30 derajat Celcius.
  3. Daerah cocok untuk berkembangnya mangga chokanan adalah daerah dengan curah hujan sekitar 750 – 2.000 mm/tahun sangat .
  4. Mangga chokanan cocok ditanam pada bulan basah rata rata 2 – 4 bulan dan bulan kering 8 – 10 bulan. Jika ditanam di daerah basah yang banyak turun hujan, tanaman akan mengalami banyak serangan hama dan penyakit serta bunga/buah mengalami kerontokan.
  5. Tanah yang cocok untuk ditanam adalah tanah yang gembur mengandung pasir dan lempung dalam jumlah yang seimbang serta banyak mengandung unsur hara.
  6. Derajat keasaman tahan (pH tanah) yang cocok adalah 5,5 – 8 jika pH dibawah 5,5, sebaiknya media tanam (tanah) diberi kapur dolomit.

Baca juga : Keunggulan Mangga Chokanan Dibandingkan Jenis Mangga lain

Budidaya Mangga Chokanan Agar Dapat Berbuah Dengan Cepat

Jika syarat tersebut sudah dipenuhi, selanjutnya Anda juga perlu memperhatikan cara penanaman atau cara budidaya tanaman buah chokanan yang tepat. Meskipun tergolong sebagai tanaman genjah yang dapat tumbuh dengan mudah, tapi jika penanamannya tidak dilakukan dengan benar tentu hasilnya berbeda. Nah langsung saja, berikut adalah cara penanaman mangga chokanan :

  1. Pemilihan Bibit Unggul mangga chokanan

Untuk budidaya tanaman buah mangga chokanan yang baik, maka Anda perlu mencari bibit buah mangga chokanan yang unggul dan berkualitas baik. Caranya :

  • Beli di tempat jual bibit terpercaya.
  • Pilih bibit mangga chokanan dengan batang bawah yang mempunyai daya tahan tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan dan batang atas yang mempunyai produktifitas tinggi.
  • Tinggi bibit mangga chokanan antara 60 – 80 cm dan diameter 1 – 1,5 cm.
  • Warna batang hijau tua kecoklatan, serta bentuk batang lurus dan tidak bercabang.
  • Warna daun hijau mengilap dan telah membentuk tiga flush.
  • Bibit mangga chokanan yang dipilih sebaiknya telah berumur enam bulan atau lebih.
  • Bibit mangga chokanan terbebas dari serangan hama dan penyakit serta tidak cacat.
  1. Pengolahan Lahan tanaman mangga chokanan

Setelah memperoleh bibit buah mangga chokanan yang berkualitas selanjutnya adalah melakukan pengolahan lahan. Lahan tanam yang akan digunakan untuk budidaya mangga chokanan sebaiknya adalah lahan yang bersih dari tunggul, sisa tebang tanaman, pepohonan, semak belukar dan juga gulma. Pengolahan tanah pada lahan tanam dilakukan sebelum musim hujan. Gunakan jarak ideal menanam mangga chokanan yaitu 5 m x 5 atau 6×6 meter untuk bibit mangga yang berasal dari hasil okulasi.

Penting : Cara Mengendali Hama Dan Penyakit Mangga Chokanan

  1. Tahap Penanaman Bibit mangga chokanan

Untuk menanam bibit mangga chokanan penting untuk Anda melakukan penanaman yang benar. Waktu yang tepat untuk bertanam mangga chokanan adalah pada awal musim penghujan, namun apabila air irigasi tersedia maka penanaman bibit manggis dapat dilakukan kapan saja. Cara penanamannya yaitu :

  • Lepas polybag bibit mangga chokanan dengan menggunakan gunting atau pisau. Pastikan agar media tanam dan bibit masih menyatu saat polibag dibuka.
  • Buat lubang tanam seukuran media tanam bibit pada lubang tanam sebelumnya yang sudah diisi campuran tanah dan pupuk kandang. Masukkan bibit mangga chokanan beserta media tanamnya kedalamnya.
  • Urug dangan tanah galian sampai membentuk guludan.
  • Siram tanaman agar media tanam tetap lembap dan tanaman tetap segar.
  1. Tahap Perawatan mangga chokanan

Setelah penanaman dilakukan dengan benar, selanjutnya adalah melakukan perawatan buah mangga chokanan. Adapun perawatan yang perlu dilakukuan antara lain penyiraman, pemangkasan dan penyiangan

  • Penyiraman

Penyiraman sebaiknya dilakukan secara teratur, setiap pagi dan sore hari, tergantung kondisi cuaca setempat. Ketika musim kemarau Anda bisa lakukan penyiraman dalam waktu dua kali sehari karena media tanam akan cepat mengering. Pastikan tidak sampai menggenang, karena penggenangan akan membuat akar menjadi busuk. Anda bisa lakukan penyiraman dengan menggunakan gembor atau spingkler agar sirama air dapat merata dan tidak merusak tanaman.

  • Penyiangan Dan Penggemburan

Penyiangan dapat dilakukan pada waktu penggemburan dan pemupukan. Anda bisa lakukan pencabutan rumput/gulma menggunakan tangan atau cangkul. Penggemburan dilakukan pada tanah yang padat dan tidak ditumbuhi rumput disekitar pangkal batang. Lakukan penggemburan pada awal musim hujan. Penggemburan tanah pada tanaman asal cangkokan jangan dilakukan terlalu dalam karena dapat merusak akar.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan dengan tujuan untuk merangsang tunas baru muncul secara bersamaaan dan mencapai umur dewasa dalam waktu yang sama pula. tanaman bebas dari cabang parasut (cabang yang daunnya tidak terkena sinar matahari langsung). Tanaman yang membentuk tajuk berbentuk bulat seperti payung terbuka, mengurangi kelembapan, percabangan kokoh dan tersebar merata keseluruh penjuru angin, serta mempercepat tanaman berbuah.

Tata Cara Pemangkasan Sebagai Berikut :

  • Dilakukan pada tanaman dengan tinggi sekitar 80 – 100 cm.
  • Pangkas tanaman tepat pada batas bidang hijau dan cokelat untuk merangsang pertumbuhan tunas.
  • Pangkas sebagian cabang tanaman dan tinggalkan minimal 3 – 4 cabang yang tumbuh sehat, kekar, tidak bersilangan dan membentuk sudut 90 – 120 derajat Celcius.
  • Lakukan pemangkasan selanjutnya jika cabang yang dipelihara telah mencapai 1 m atau 3 – 6 bulan.
  1. Tahap Pemupukan mangga chokanan

Tahap pemupukan ini bertujuan agar tanaman mangga chokanan tersebut dapat tumbuh sehat dan optimal, buah rimbun , tidak cacat (berbela), dan rasanya manis. Waktu, jenis pupuk dan dosisi serta cara pemupukan tanaman mangga chokanan sebagai berikut :

  • Jika tanaman umur 3 – 4 bulan : pemupukan dengan pupuk urea sebanyak 100 – 150 g per pohon. Caranya, pupuk bisa ditaburkan tipis pada parit secara melingkar di bagian bawah lingkaran tajuk dan ditimbun tanah, kemudian diairi.
  • Tanaman umur 1 tahun : Gunakan pupuk kandang sebanyak 15 kg perpohon. Pemupukan tersebut diberikan enam bulan sekali, yakni pada awal dan akhir musim hujan. Cara pemupukan dengan membenamkan pupuk dalam parit lalu melingkari batang pohon (dibawah tajuk tanaman). Setelah pupuk dimasukkan, tanah diaduk-aduk dengan cangkul supaya tercampur merata dangan tanah dibawahnya, lalu parit ditutup tanah.
  • Tanaman menjelang berbunga : tanaman mangga yang siap berbunga membutuhkan pupuk dengan komposisi fosfor dan kalium yang tinggi. Tujunnya untuk merangsang pembungaan. Berikan NPK 15:15:15 sebanyak 1 – 2 kg/ pohon ditambah NPK 8:24:24 atau NPK 1:30:40 sebanyak 100 – 200 g/pohon atau NPK 8:16:24 dengan dosis 100 – 150 g/pohon.
  1. Tahap Panen mangga chokanan

Panen dapat dilakukan pada umur 70 – 80 hari setelah berbunga. Dalam memanen jangan biarkan buah mangga chokanan masak di pohon, yang penting buah harus tua (green mature). Pada tanaman mangga chokanan, fase gree mature dicapai ketika buah mangga sudah berumur 70 hari setelah buah berbentuk.

Adapun Ciri-ciri buah mangga chokanan yang siap panen, yaitu :

  1. bentuk buah sudah padat berisi, terutama dibagian dekat pangkal buah,
  2. bila buah diketuk dengan jari akan terdengar suara nyaring,
  3. telah terjadi perubahan warna kulit buah dari hijau menjadi kuning.
  4. tekstur kulit berubah menjadi halus dan lapisan bedak pada kulit semakin tebal.

Nah itulah hal yang perlu dilakukan agar Anda dapat memanen buah mangga chokanan selama 3 kali dalam setahun. Lakukan secara rutin dan benar agar hasilnya lebih maksimal. Semoga berhasil.

1
Silahkan... Mau pesan bibit apa?
Powered by